Transaksi QRIS di Solo Raya Melejit 133 Persen, BI Genjot Digitalisasi Lewat ADIKARYA FEST

Surakarta, SoloTimes.id – Penggunaan QRIS di Solo Raya terus menunjukkan tren meningkat. Sepanjang 2026, transaksi pembayaran digital di wilayah Surakarta tercatat mencapai 25,1 juta transaksi atau tumbuh 133,8 persen dibanding tahun sebelumnya.

Capaian itu disampaikan dalam Kick Off ADIKARYA FEST 2026 yang digelar Bank Indonesia Solo di Solo Square Mall, Jumat-Sabtu (23-24/5/2026).

Tak hanya transaksi, jumlah merchant QRIS di Solo Raya juga terus bertambah. Saat ini tercatat ada 452.980 merchant aktif yang menggunakan sistem pembayaran digital tersebut.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, Dwiyanto Cahyo Sumirat, mengatakan ADIKARYA FEST 2026 menjadi upaya mendorong digitalisasi transaksi yang lebih luas sekaligus memperkuat literasi masyarakat terhadap Rupiah.

“Melalui ADIKARYA FEST 2026, Bank Indonesia Solo ingin memastikan transformasi digital dapat berjalan secara inklusif, memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha, serta tetap berpijak pada budaya lokal dan kebanggaan terhadap Rupiah. Digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga bagaimana masyarakat semakin mudah, aman, dan percaya dalam bertransaksi,” ujar Dwiyanto.

Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, turut mengapresiasi perkembangan transaksi digital di Solo. Menurutnya, digitalisasi ikut mempermudah layanan publik hingga mendukung aktivitas ekonomi pelaku UMKM.

ADIKARYA FEST 2026 menghadirkan berbagai kegiatan mulai dari edukasi QRIS, pameran UMKM, donor darah, hingga lomba kreatif untuk masyarakat. BI Solo juga bakal menggelar ADIPATI QRIS RUN 2026 di Stadion Manahan pada 14 Juni mendatang yang diikuti sekitar 2.000 pelari.

Menariknya, seluruh transaksi selama acara berlangsung menggunakan QRIS, mulai dari pembelian tiket hingga transaksi di area kegiatan. (RYP)