Ribuan Warga Antusias Cicipi Menu MBG di Solo, 24 Dapur SPPG Ikut Showcase
Solo-SoloTimes.id – Pemerintah Kota Surakarta kembali menggelar showcase program Makan Bergizi Gratis (MBG) di halaman Gedung Graha Wisata Niaga, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang digelar bersamaan dengan Car Free Day (CFD) itu menghadirkan 24 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyajikan langsung menu MBG kepada masyarakat.
Sejak pagi, warga terlihat memadati area showcase untuk melihat sekaligus mencoba menu makanan yang selama ini dibagikan kepada para siswa penerima manfaat MBG. Antusiasme masyarakat cukup tinggi, bahkan pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari Solo, tetapi juga dari luar daerah.
Wakil Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG sekaligus Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Surakarta, Purwanti, mengatakan 24 dapur SPPG yang ikut dalam showcase dipilih secara acak tanpa pengelompokan tertentu.
Dalam acara tersebut, Pemkot Surakarta juga membagikan sekitar 2.300 kupon gratis kepada warga yang hadir di CFD agar bisa mencicipi langsung berbagai menu MBG yang disediakan.
“Harapannya itu semakin baik persepsinya terhadap program MBG. Baik dari sisi komposisi menu, maupun juga varian menu. Serta mereka bisa mengetahui kandungan gizi yang ada di MBG, karena setiap porsi menu itu ada beberapa unsur gizi dan sudah jelas timbangannya seperti itu dengan harga juga,” kata Purwanti.
Ia menjelaskan, Pemkot Solo juga terus melakukan pengawasan terhadap seluruh dapur SPPG yang ada di Kota Bengawan. Pengawasan dilakukan mulai dari pengelolaan dapur, penyediaan bahan makanan, hingga proses pembagian porsi makanan kepada siswa.
“Supaya juga layak ya dalam arti layak secara kuantitas dan kualitas. Termasuk juga pengelolaan limbah dan sebagainya, karena itu juga menjadi bagian penting dalam kualitas. Serta melakukan monitoring ke sekolah-sekolah juga,” katanya menambahkan.
Sementara itu, Kepala Dapur SPPG Purwosari 1 Laweyan, Fitriyanto, memastikan menu yang dipamerkan dalam showcase sama persis dengan menu yang setiap hari dibagikan kepada siswa penerima manfaat MBG.
“Soal menu yang ditampilkan sama dengan yang dibagikan. Karena kita sudah membahas dalam rapat bahwa tampilan menu yang di sini tidak boleh dilebihkan dan juga tidak boleh dikurangkan. Karena inilah yang kita sajikan kepada siswa. Kami memberikan menu untuk porsi besar itu anggarannya Rp10.000,” ucap Fitriyanto.
Ia pun berharap kegiatan showcase seperti ini bisa rutin digelar agar masyarakat semakin memahami program MBG secara langsung.
“Saya sangat mendukung terkait acara ini, karena membuat mata masyarakat bisa terbuka bahwa inilah MBG, inilah anggaran MBG. Semuanya tidak ada manipulasi di sini, semua tidak ada permainan dan lain sebagainya, seperti apa yang selama ini beredar. Harapannya kegiatan ini bisa berlanjut entah periode satu semester sekali atau dua semester sekali,” ucapnya menambahkan. (RYP)

