Lautan Batik Warnai Stadion Manahan Saat Persis Solo Hadapi Persebaya
Solo, SoloTimes.id – Suasana berbeda terlihat di Stadion Manahan Solo saat laga Persis Solo melawan Persebaya Surabaya pada Sabtu (9/5/2026) malam. Ribuan suporter tuan rumah kompak mengenakan batik saat memenuhi tribun stadion untuk mendukung Laskar Sambernyawa.
Pemandangan itu menjadi sorotan karena biasanya suporter identik dengan atribut klub seperti jersey, syal, hingga spanduk. Namun kali ini, tribun Stadion Manahan justru dipenuhi berbagai corak batik khas Nusantara yang dikenakan pendukung Persis Solo.
Penggunaan batik bukan tanpa alasan. Manajemen Persis sebelumnya mengimbau suporter untuk tidak mengenakan atribut klub selama pertandingan berlangsung sebagai bagian dari penyesuaian sanksi dan aturan pengamanan laga. Sebagai gantinya, suporter diajak memakai batik agar tetap bisa hadir mendukung tim tanpa melanggar ketentuan.
Media Officer Persis Solo, Bryan Barcelona, sebelumnya menjelaskan penggunaan batik dipilih agar tidak menimbulkan perdebatan soal atribut klub yang dilarang masuk stadion. “Imbauan tersebut juga mendapat sambutan positif dari kelompok suporter Pasoepati maupun Ultras 1923,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).
Saat pertandingan berlangsung, atmosfer Stadion Manahan tetap terasa meriah meski tribun utara dan selatan dikosongkan. Dukungan dari suporter berbaju batik tetap menggema sepanjang laga dan menjadi warna tersendiri dalam pertandingan antara Persis Solo kontra Persebaya.
Dalam pertandingan pekan ke-32 Super League 2025/2026 tersebut, Persis Solo dan Persebaya Surabaya harus puas berbagi poin usai bermain imbang tanpa gol. Meski laga berakhir 0-0, penampilan suporter berbaju batik justru menjadi salah satu momen yang paling mencuri perhatian publik sepak bola nasional. (RYP)

